Apa yang Diumumkan
Pada Senin, 2 November 2026, usai rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa bunga pinjaman PNM Mekaar turun dari sekitar 18–25 persen menjadi 8 persen. Kebijakan ini ditargetkan mulai berjalan pada pekan kedua November 2026, setelah perjanjian kerja sama administratif antara kementerian dan PNM selesai.
Menurut Maman, kebijakan ini permanen sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menyiapkan sekitar Rp 2,6 triliun untuk subsidi hingga akhir Desember 2026. Sasarannya adalah perempuan prasejahtera pelaku usaha mikro. Jumlah nasabah yang langsung mendapat bunga 8 persen masih dihitung dan bergantung pada anggaran yang tersedia. Penerapan sempat mundur dari jadwal awal karena pemerintah menjalankan uji coba lapangan lebih dulu.
Tiga Hal yang Bisa Anda Lakukan
- Catat arus kas harian. Bunga yang lebih rendah hanya terasa jika Anda tahu berapa untung per hari. Catatan sederhana juga memperkuat rekam jejak usaha. Ini saran kami.
- Gunakan dana untuk jalur penjualan, bukan hanya stok. Pisahkan sebagian modal untuk foto produk, katalog harga, dan tombol pesan WhatsApp agar pembeli mudah memesan. Ini pandangan kami.
- Cek syarat resmi sebelum mengajukan. Jumlah penerima awal belum dipastikan, jadi tanyakan langsung ke petugas PNM Mekaar kelompok Anda dan jangan percaya kabar yang beredar di media sosial.
Modal murah mempercepat usaha yang sudah punya sistem. Usaha yang sudah punya pencatatan dan jalur penjualan online yang jelas paling siap memanfaatkannya.
Langkah Minggu Ini
Tulis satu halaman berisi produk andalan, harga, dan cara pemesanan. Halaman ini bisa menjadi dasar katalog digital begitu pembiayaan Anda cair.

