Yang Terjadi
Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia yang digabung dengan Indonesia Fintech Summit & Expo (FEKDI x IFSE 2026) digelar 24-26 September 2026 di Jakarta International Convention Center, mempertemukan Bank Indonesia, OJK, asosiasi industri, akademisi, dan talenta digital untuk membahas percepatan transformasi ekonomi dan keuangan digital nasional.
Dalam acara ini terungkap bahwa transaksi ekonomi dan keuangan digital tumbuh 40,36% secara tahunan per Agustus 2026, dengan volume mencapai 6,11 miliar transaksi. QRIS kini dipakai 69,32 juta pengguna dan diterima 47,11 juta merchant, sementara BI-FAST mencatat 549 juta transaksi ritel senilai Rp1.346 triliun. Di hari terakhir, fokus bergeser ke konektivitas lintas negara, dengan inisiasi QRIS Antarnegara yang diperluas ke Hong Kong dan Timor Leste.
Kenapa Ini Bukan Cuma Angka Statistik
- Pertumbuhan 40% berarti lebih banyak orang terbiasa bayar digital. Kalau makin banyak transaksi pindah dari tunai ke digital, toko yang belum siap menerima pembayaran digital makin ketinggalan dibanding yang sudah siap.
- QRIS antarnegara membuka pintu ke turis asing. Dengan konektivitas ke Hong Kong dan Timor Leste, turis dari negara tersebut bisa langsung bayar pakai QRIS di merchant Indonesia, tanpa tukar uang tunai atau metode pembayaran khusus.
- Skala ekosistemnya sudah sangat besar. 69,32 juta pengguna dan 47,11 juta merchant QRIS berarti pembayaran digital bukan lagi tren baru, melainkan infrastruktur standar yang diharapkan pelanggan.
Selama ini QRIS antarnegara sering dibahas dari sisi turis Indonesia yang bepergian ke luar negeri. Tapi arah sebaliknya sama pentingnya, turis asing yang datang ke Indonesia dan bisa langsung belanja di UMKM lokal tanpa hambatan pembayaran adalah peluang pasar baru yang sering terlewat.
Yang Bisa UMKM Lakukan Sekarang
Kalau bisnis Anda sudah menerima QRIS, langkah berikutnya bukan cuma berhenti di situ. Pastikan etalase digital Anda, baik itu Instagram, TikTok, Google Maps, atau website sederhana, benar-benar bisa ditemukan oleh pembeli baru, termasuk turis asing yang datang ke area Anda. Data pertumbuhan sebesar ini artinya permintaan sudah ada, tinggal soal apakah bisnis Anda cukup mudah ditemukan dan dipercaya oleh pembeli yang belum kenal Anda sebelumnya.

