Apa yang Terjadi

Pada World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, Jumat 23 Oktober 2026, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyatakan Kemenkop ingin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menjadi kanal pemasaran bagi produk kreatif, produk UMKM, serta hasil pertanian dan perkebunan. Tujuannya memberi produsen lokal akses ke pasar di luar yang sudah mereka jangkau.

Farida mengatakan prosesnya sedang berjalan dan produk tersebut "akan di-absorb dan di-offtake di Koperasi Desa Merah Putih." Ia mencontohkan Koperasi Prasojo di Klaten, Jawa Tengah, yang memproduksi kain tenun dan produk fesyen dengan mayoritas anggota perempuan. Pemberitaan tidak menyebut volume produk, nilai penjualan, jumlah KDMP yang terlibat, maupun jadwal. Perannya bergantung pada pelaksanaan program dan kesiapan koperasi.

Tiga Hal yang Bisa Disiapkan UMKM

  • Susun katalog produk yang jelas. Foto, deskripsi, ukuran, dan harga yang konsisten memudahkan koperasi atau pengelola KDMP menilai produk Anda. Ini analisis kami, bukan persyaratan resmi.
  • Catat kapasitas dan jadwal produksi. Skema penyerapan produk menuntut pasokan yang berkelanjutan. Mengetahui berapa unit yang sanggup Anda penuhi per bulan membuat Anda siap bernegosiasi.
  • Jangan menggantungkan diri pada satu kanal. Rencana ini belum memiliki angka dan jadwal. Pertahankan penjualan lewat media sosial, marketplace, dan website sendiri sambil menunggu detail pelaksanaannya.
Intinya

Pemerintah menyatakan KDMP akan menjadi saluran penyerapan produk UMKM, tetapi detailnya belum jelas. UMKM dengan katalog dan data produksi yang rapi akan lebih siap saat skemanya diumumkan.

Langkah Minggu Ini

Foto ulang produk unggulan, tulis harga dan kapasitas produksi bulanan, lalu rangkum semuanya dalam satu halaman website. Dengan begitu, Anda bisa menjawab cepat ketika koperasi atau mitra lain bertanya.